-Sering bilang "Ini keluar
Eek nggak sih kata-kata itu? Bejek banget gue sama itu mereka punya kalimat, bejek itu enek. Nggak
tau itu kalimat dari daerah mana. Setiap kali ada guru yang ngajar tentang pelajaran yang berkaitan
tentang
yang seperti ini, "Pak maaf, anak bapak harus di sunat 1kali lagi" atau "Sayang kita putus, aku bosan".
Gimana rasanya kalu kayak gitu, hati lo pasti creekk banget kan? Apalagi kalau hal itu di ulang-ulang
terus, "Sayang kita putus" bilanganya, "Yaudah deh terserah kamu" jawab lo sambil masukin tali di
leher, "Putus ya, bosen lo" dia lagi, "Iyaa iyaa *eekkkekk*" lo sambil kejang-kejang kecekek. Dan hal
itu benar-benar sangat menakutkan kalau itu sampe kejadian ke hidup gue.
-Sering ngasih latian-latian nggak penting.
Kenapa gue bilang nggak penting? Karena itu emang nggak penting, masa
latiannya udah di kasih sekarang. Nggak ethis buk, biarkan kita ini santai-santai dulu. Baru deh kasih
latian-latian itu, jadi otak kita ini bisa lebih mudah menerimanya. Senggak-nggaknya kasih kami
liburan ke New Zealand atau Holand deh mending, atau nggak beri kami dispensasi gitu deh. Kayak
kasih latian yang mudah kayak gini, mat "2-3*5%12+4-4=....", b.ind "Siapa pendiri matematika?" soal
kaya gini kan gampang.
Dan menurut gue cuman itu sih yang paling sering mereka ucapin ke gue, kalau lo juga berarti kita. Dan memang sih semua itu penting buat kita, biar kita ini nggak selalu nyante-nyante amat. Tapi sih jangan sering-sering juga. Udah deh cuman itu, gue mau bobo ganteng dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar