Sekarang....
Gemercik sanubarimu membasahi angan-anganku
Sambaran kilatmu membutakan sensor mataku
Kecupanmu terbungkam dalam hatiku
Dan makianmu masih menusuk relung hatiku
Sekarang....
Dengki mulai mengeluarkan darah hitamnya dalam tubuhku
Benci membalutnya dengan manis dan lembut
Amarahku bangkit ingin menerkam hatimu
Seketika itu juga hatiku mati untukmu
Dulu....
Sapaanmu membelai lembut sekujur tubuhku
Senyumanmu bakar darah hitam tubuhku
Teguranmu merampas asap rokok paru-paruku
Dan tatapan matamu tepiskan keegoisanmu
Masih ingin mengingat....
Kedua tanganmu bersetubuh dengan tangan kotorku
Kedua matamu bersetubuh dengan mata najisku
Kedua tanganku menyetubui rambut sucimu
Kedua mataku membakar tatapan indah matamu
Hidungku mencium aroma surga darimu
Hidungmu mencium aroma neraka dariku
Mulutku mengecup kulit dahimu
Dan mulutmu meludahi langkah hatiku
Akhirnya....
Aku muak dengan segala lakuku
Aku muak dengan angkuh dirimu
Aku muak dengan rayuanku
Aku muak dengan bisikanmu
Akhirnya....
Hatiku ingin bersetubuh dengan hatimu
Mataku ingin dibutakan senyummu
Telingaku ingin ditulikan bisikanmu
Dan cintaku ingin mengobati luka hatimu
Lagi....
Sabtu, 16 Maret 2013
SHITMULATION
Anjritttt
Tangan gue udah ganteng, salahh......
Tangan gue sudah gatel #panuan #salah
Tangan gue udah gatel buat nulis!!! #sombong #biarin
Oke kali ini gue mau ngomong tentang Simulasi, atau lebih tepatnya Shitmulation.
Simulasi yang kali ini lebih mengara pada KITA, anak SMA.
Ya kalau bahasa kerennya sih Try Out, mencoba keluar.
Oke kita bahas satu-persatu.
TRY OUT
Dari arti katanya aja udah rancu, mencoba keluar. Keluar dari mana sempak? Dari kamar mandi, sekolah, dari cinta yang selama ini kita jalin #apasih. Ini menjadi sebuah pertanyaan, kenapa harus TRYOUT? Kenapa nggak TEST aja gitu, biar simpel. Atau Take a Bite lebih keren *baru nyari di google*. Kan artinya sama, mencoba. Ini juga, mencoba siapa? Lo mau nyoba guru lo, gue sih nggak mau. Guru gue kan udah tua semua, guru gue kan monster pelangi.
*Tulisan masih rancu, maklum baru pertama nulis. Intinya gitu lah, coba cerna sendiri*
SIMULASI
Kata-kata ini baru gue tau dari TRYOUT kemaren, simulasi. Ini kenapa jadi semacam kita ini korban banjir, korban gempa bumi, korban PHP, ehhh...
Yang terakhir sumpah bukan gue, mungkin kalian.
Simulasi kalau gue nyari di wikipedia artinya suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya, State of Affair. *keliatan copy-pastenya* #biarin
Dan apa hubungannya dengan cerita ini? Tidak ada, terima kasih
Nah, jadi yang gue rasakan ini bukan simulasi yang sebenernya.
Berikut ini contoh-contoh simulasi:
Contoh: - Simulasi Gempa
- Simulasi Kebakaran
Hampir sama sih kayak simulasi gempa, tapi ini lebih seru. Kalau di simulasi gempa yang
teriak-teriak orang-orangnya disini nggak, ini yang teriak alarm. Jadi kalau kita denger ada
suara alarm, itu berarti kebakaran. Tapi masih tetep ada yang sok ngatur-ngatur, tapi lebih
simple. "Ayooo kesini jalan keluarnya, ayoo...." *sambil nunjuk-nunjuk hati*, ini salah
presepsi.
- Simulasi Perang
SIMULASI INI LEBIH KEREN!!!
Jadi pada intinya, simulasi atau try out unas itu nggak seberapa penting. Percuma aja ada tryout, tapi dari individunya sendiri masih takut. Percuma ada cinta kalau harus ada rasa sakit, ini apa sih? Jadi buat kalian yang TRYOUT masih takut atau grogi, lo salah UNAS masih lebih serem.
Ini bab paling rancu yang pernah gue tulis. Judul, isi, dan kesimpulannya acakadut.
BIARIN!!!
Tangan gue udah ganteng, salahh......
Tangan gue sudah gatel #panuan #salah
Tangan gue udah gatel buat nulis!!! #sombong #biarin
Oke kali ini gue mau ngomong tentang Simulasi, atau lebih tepatnya Shitmulation.
Simulasi yang kali ini lebih mengara pada KITA, anak SMA.
Ya kalau bahasa kerennya sih Try Out, mencoba keluar.
Oke kita bahas satu-persatu.
TRY OUT
Dari arti katanya aja udah rancu, mencoba keluar. Keluar dari mana sempak? Dari kamar mandi, sekolah, dari cinta yang selama ini kita jalin #apasih. Ini menjadi sebuah pertanyaan, kenapa harus TRYOUT? Kenapa nggak TEST aja gitu, biar simpel. Atau Take a Bite lebih keren *baru nyari di google*. Kan artinya sama, mencoba. Ini juga, mencoba siapa? Lo mau nyoba guru lo, gue sih nggak mau. Guru gue kan udah tua semua, guru gue kan monster pelangi.
*Tulisan masih rancu, maklum baru pertama nulis. Intinya gitu lah, coba cerna sendiri*
SIMULASI
Kata-kata ini baru gue tau dari TRYOUT kemaren, simulasi. Ini kenapa jadi semacam kita ini korban banjir, korban gempa bumi, korban PHP, ehhh...
Yang terakhir sumpah bukan gue, mungkin kalian.
Simulasi kalau gue nyari di wikipedia artinya suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya, State of Affair. *keliatan copy-pastenya* #biarin
Dan apa hubungannya dengan cerita ini? Tidak ada, terima kasih
Nah, jadi yang gue rasakan ini bukan simulasi yang sebenernya.
Berikut ini contoh-contoh simulasi:
Contoh: - Simulasi Gempa
Disini pasti bakalan disediain tempat yang emang dirncang buat simulasi, ada banyak meja
dan lemari. Ada orang lari-lari sambil teriak "Kawini aku, kawini aku...", atau semacamnya.
Dan pasti ada salah satu orang yang dipilih untuk sok ngatur-ngatur, "Ayo kamu masuk
dalam kolom meja saja.", "Ayo keluar lewat sini, lari.... lari...", atau ini "Ayooooo ayoooo
Ayooo Indonesia... Disini... Kami menunggumu.....".
- Simulasi Kebakaran
Hampir sama sih kayak simulasi gempa, tapi ini lebih seru. Kalau di simulasi gempa yang
teriak-teriak orang-orangnya disini nggak, ini yang teriak alarm. Jadi kalau kita denger ada
suara alarm, itu berarti kebakaran. Tapi masih tetep ada yang sok ngatur-ngatur, tapi lebih
simple. "Ayooo kesini jalan keluarnya, ayoo...." *sambil nunjuk-nunjuk hati*, ini salah
presepsi.
- Simulasi Perang
SIMULASI INI LEBIH KEREN!!!
Jadi pada intinya, simulasi atau try out unas itu nggak seberapa penting. Percuma aja ada tryout, tapi dari individunya sendiri masih takut. Percuma ada cinta kalau harus ada rasa sakit, ini apa sih? Jadi buat kalian yang TRYOUT masih takut atau grogi, lo salah UNAS masih lebih serem.
Ini bab paling rancu yang pernah gue tulis. Judul, isi, dan kesimpulannya acakadut.
BIARIN!!!
Langganan:
Postingan (Atom)